Media Belajar Internet Gratis

Mari belajar mandiri dan Salurkan Hobimu melalui media internet

Home - Kesehatan - Mengenal Manfaat dan Bahaya Madu Bagi Kesehatan Ibu Hamil

Mengenal Manfaat dan Bahaya Madu Bagi Kesehatan Ibu Hamil

Posted on October 19, 2017 in Kesehatan

kesehatan

Kesehatan ibu hamil bisa dipengaruhi oleh konsumsi madu. Madu sudah dikenal sejak dahulu kala memiliki manfaat yang begitu banyak bagi kesehatan. Salah satu manfaat madu yang utama adalah membangun sistem kekebalan tubuh. Lalu apakah madu juga bermanfaat bagi ibu hamil? Atau justru berbahaya? Mengkonsumsi madu bagi ibu hamil diperbolehkan atau bahkan dianjurkan. Namun ada catatan-catatan yang juga perlu diperhatikan agar madu tidak membahayakan ibu hamil beserta janinnya.

Manfaat madu bagi ibu hamil,Secara umum madu dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh ibu hamil serta dapat mencegah dari batuk dan pilek. Mengkonsumsi madu juga lebih dianjurkan daripada meminum obat untuk menyembuhkan sakit tenggorokan bagi ibu hamil.Para ahli di negeri China menyatakan bahwa madu dapat mempermudah persalinan.

Kandungan prostaglandin yang terdapat pada madu dapat mempercepat jalannya kontraksi dan memudahkan melebarnya leher rahim. Madu tidak hanya baik bagi ibu hami tetapi juga pada ibu menyusui.Ibu hamil dapat mengkonsumsi madu setiap hari asalkan tidak berlebihan. Seperti kita ketahui segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Usahakan untuk membuat batas dosis konsumsi madu harian agar tidak over dosis.

Bahaya madu bagi ibu hamil, Selain memiliki manfaat madu juga memiliki bahaya dan resiko bagi ibu hamil. Madu sangat tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh bayi dengan usia di bawah 1 tahun. Hal ini karena madu mengandung bakteri yang bisa saja menyebabkan botulisme pada usus bayi. Usus bayi masih sangat rentan dan tidak mampu melawan bakteri, untuk kondisi ini sangat berbahaya bagi bayi.

Namun jika yang mengkonsumsi adalah ibu hamil maka tidak akan membahayakan janinnya karena spora tidak akan memasuki pembuluh darah sehingga tidak akan mengakibatkan botulisme pada bayi. Namun yang perlu diperhatikan juga adalah madu yang dikonsumsi oleh ibu hamil harus sudah terpasteurisasi. Pasteurisasi pada madu hampir sama saja dengan pasteurisasi pada susu.

Yaitu madu dipanaskan pada suhu 700 C selama 30 detik lalu kemudian didinginkan. Hal ini dilakukan untuk membunuh sel-sel jamu pada madu agar tidak melakukan fermentasi. Pada umumnya hampir semua madu yang dijual dipasaran telah mengalami pasteurisasi.Jika anda ibu hamil yang ingin mengkonsumsi madu sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu agar anda bisa mendapat penjelasan yang gamblang mengenai manfaatnya dan bahayanya bagi kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *