Media Belajar Internet Gratis

Mari belajar mandiri dan Salurkan Hobimu melalui media internet

Home - Business & Finance - Menkeu Tidak Menyenangi Dikritik Soal Utang Negara Tanpa Dasar

Menkeu Tidak Menyenangi Dikritik Soal Utang Negara Tanpa Dasar

Posted on April 17, 2017 in Business & Finance

Utang disiasati sebab tuntutan negara yang butuh anggaran besar.

Banyaknya publik yang mengkritisi soal utang negara menjadi perhatian serius bagi Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Tidak jarang kritik hal yang demikian berujung pada aksi demonstrasi oleh para mahasiswa yang gelisah akan situasi utang negara ketika ini.
Dalam paparan Sri Mulyani di Politeknik Keuangan Negara STAN, dia menekankan supaya mahasiswa semestinya cakap menyaring kabar pantas dengan konteksnya. Dia mengimbau supaya mahasiswa cakap memahami konteks sebelum mengerjakan unjuk rasa.

Baca Juga: temukan cara Praktis berbisnis Kuliner dengan Menggunakan: Jual Meja Promosi
“Mahasiswa STAN ada yang ikut serta demo anti utang enggak? Apabila ada, bantu tunjukkan, coba nanti jikalau ada yang keberatan utang nanti di-list, bikin daftar mahasiswanya nanti organize. Jadi jangan bilang terus, Anda enggak menyukai utang, jikalau Anda jawabannya hanya ngomong itu, aku bilang, aku enggak menyukai kau,” kata Sri Mulyani di Politeknik Keuangan Negara, STAN, Tangerang Selatan, Senin 17 April 2017.
Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menuturkan, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semestinya disiasati lewat utang sebab tuntutan negara yang memerlukan anggaran besar untuk percepatan pembangunan infrastruktur sampai subsidi.
“Namun jikalau Anda enggak menyukai utang sebab Anda concern tahu persis dan dapat menerangkan, aku berharap mendengar apa keberatan Anda,” kata Ani, panggilan akrab Sri Mulyani.
Dia mengatakan, PKN STAN sebagai lembaga negara diberi bermacam-macam jenis fasilitas yang tentunya berasal dari APBN. Ani juga mengingatkan supaya alumni STAN nantinya semestinya taat membayar pajak dan sekiranya sukses duduk di lembaga keuangan supaya tak mengerjakan korupsi.
“Duit yang Anda bisa dari negara berapa? dan yang Anda donasikan berapa?. Itu baru namanya akuntan. Anda kan akuntan, jikalau berharap ngomong perihal bobot, mari kita hitung-hitungan, ya kan. Satu lagi, jangan hingga nanti jikalau buah hati STAN telah banyak bisa fasilitas, bilang enggak berharap bayar pajak,” tegas ia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *