Penderita Penyakit Sipilis Meningkat Tajam di Jepang

Kasus penyakit sipilis di jepang menurut laporan terbaru mengalami peningkatan tajam. Penderita sipilis bahkan kini banyak di dominasi oleh kalangan wanita muda di negeri tirai bambu itu.

Atas kejadian ini, Pemerintah Jepang melalui Menteri Kesehatan bertindak cepat dengan membentuk satu tim yang khusus untuk menangani epidemi penyakit kelamin berbahaya ini.

Sipilis, dikenal juga dengan istilah raja singa, merupakan salah satu penyakit menular seksual disebabkan oleh bakteri spiral treponema pallidum. Penyebaran paling banyak melalui hubungan seksual.

Menurut sumber dari website doktersipilis, data yang diambil dari berbagai rumah sakit di Jepang sampai periode Desember tahun lalu, jumlah penderita penyakit sipilis ini 4.259 pasien.

Jumlah ini sangat meningkat tajam, dari tahun sebelumnya sejumlah 2.411 pada bulan yang sama di tahun 2015, jumlah ini tentu meningkat sangat tajam sebesar 77 persen bahkan dari sepuluh tahun sebelumnya.

Penyakit menular seksual ini di yakini adalah akibat dari perilaku seksual yang kurang sehat dan tidak aman. Selain itu juga, penularan dari ibu hamil kepada bayi dalam kandungannya juga meningkat secara tajam.

Dalam kasus ini, pemerintah jepang menganjurkan kepada warganya jika merasa memiliki resiko dan gejala terinfeksi sipilis untuk segera memeriksakan diri secepat mungkin. Hal ini karena meskipun penderita belum mengalami gejala maupun keluhan apapun, tetapi tetap saja bisa menularkan kepada orang lain.

Lonjakan tajam sipilis ini dipercaya akibat perilaku heteroseksual pemuda pemudi jepang yang kerap berganti-ganti pasangan, merebaknya PSK serta industri film dewasa dan bertambahnya kunjungan wisata dari turis luar negeri ikut berkontribusi terhadap penularan sipilis.

kini, para penderita dan pengidap sipilis dianjurkan untuk segera melaporkan diri, terutama bagi mereka yang sering berganti-ganti pasangan seks, baik sejenis maupun lain jenis. Penderita yang pernah melalukan hubungan oral maupun vaginal serta anal. Karena sipilis bisa menular dengan semua perilaku seks tersebut, biasanya gejala ini ditandai dengan munculnya ruam maupun luka di kelamin serta mulut.

Di negara ini sendiri, ada aturan resmi berupa Undang-undang tentang penyakit menular. Namun, laporan yang muncul hanya berupa data secara umum, tidak disebutkan nama jenis kelamin maupun usia secara detail.

Gejala dan pengobatan sipilis

Pada fase awal penyebaran penyakit kelamin ini, penderita sipilis mengalami gejala yang relatif ringan. Munculnya ruam serta benjolan pada area kelamin dan mulut. Namun hal tersebut kemudian bisa hilang dengan sendirinya.

Pada fase selanjutnya yang muncul kurang lebih 90 hari kemudian, penderita akan mengalami gejala berupa ruam yang muncul di berbagai bagian tubuh, paling banyak pada tangan dan telapak kaki. Dan uniknya, gejala ini juga lantas kemudian bisa hilang dengan sendirinya.

Jika sipilis ini dibiarkan tanpa penanganan medis, maka infeksi sipilis akan berdampak pada gangguan kesehatan yang semakin parah, meliputi terjadinya peradangan dan bengkak di seluruh tubuh. Hal ini bisa terjadi 3 tahun kemudian. Radang inilah yang sangat membahayakan karena bisa menyebabkan kerusakan pada otak dan jantung.

Pada awal abad 19-an, sipilis bisa disembuhkan dengan penggunaan antibiotik sipilis yaitu penisilin. Namun pada kondisi sekerang penggunaan penisilin sudah tidak lagi efektif, karena bakteri sipilis sekarang semakin resisten terhadap antibiotik biasa.

Bagaimana cara menyembuhkan sipilis ini secara efektif, saat ini masih banyak kajian medis tentang cara yang paling efektif untuk menghilangkan penyakit kelamin ini secara cepat dan tuntas.

Untuk pencegahan penyakit ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Memperbaiki kualitas kehidupan seksual, dengan poligami tanpa berganti ganti pasangan dan penggunaan kondom bisa meminimalisir resiko tertular sipilis.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *