Media Belajar Internet Gratis

Mari belajar mandiri dan Salurkan Hobimu melalui media internet

Home - Teknologi - Perkembangan Internet di Indonesia dan Potensinya

Perkembangan Internet di Indonesia dan Potensinya

Posted on January 18, 2017 in Teknologi

Perkembangan-Internet-di-Indonesia

Pada tahun 1980 adalah waktu pertamakali jaringan internet masuk ke Indonesia. Koneksi internet tersebut menghubungkan 5 universitas dengan menggunakan fasilitas dial up (UniNet). Beberapa universitas tersebut diantaranya; Universitas Indonesia, Universitas Terbuka, Institute Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, dan Institute Teknologi Sepuluh November. Namun, karena infrastruktur yang tidak memadai, jaringan internet ini tidak ada perkembangan.

Berikut ini adalah sejarah perkembangan koneksi internet di Indonesia:

1. Tahun 1986 – 1987

Munculnya tulisan-tulisan mengenai internet di Indonesia dimulai dari kegiatan yang dilakukan oleh radio amatir di Indonesia, salah satunya adalah Amatir Radio Club (ARC). Hanya menggunakan perangkat transceiver HF Kenwood TS430 dan perangkat komputer Apple 2 pada waktu itu.

Beberapa pelaku radio amatir Indonesia menghubungkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS), yang juga adalah jaringan email store and forward yang menghubungkan berbagai server BBS radio amatir di seluruh dunia agar fasilitas email dapat dinikmati.

2. Tahun 1989 – 1990

Di rentang tahun inilah mulai ada mailing list pertama di Indonesia, yaitu indonesia@janus.berkeley.edu. Mailing list ini merupakan tempat diskusi antar mahasiswa Indonesia yang ada di luar negeri. Inilah awal munculnya pemikiran alternatif dan kesadaran masyarakat akhirnya mulai tumbuh.

Mailing list kemudian berkembang menjadi sarana dalam komunitas dunia maya di Indonesia. Kemudian pada tahun 1990, Onno W. Purbo yang kala itu bermukim di Kanada memiliki komunitas dan saling berhubungan dengan rekan-rekan radio amatir di Indonesia. Pada waktu itu mereka melakukannya dengna perangkat PC/ XT dan walkie talkie berukuran 2 meter.

3. Tahun 1992 – 1994

Pada rentang tahun ini, telah menggunakan teknologi paket radio TCP/ IP yang kemudian diadopsi oleh Lapan, BPPT, UI, dan ITB. Perangkat AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) menggunakan IP pertama di internet yang kita kenal dengan domain AMPR.org dan IP 44.132.

Pada waktu itu BPPT mengoperasikan gateway paket radio yang bekerja pada band 70 cm menggunakan perangkat PC 386 dan OS Dos. Perangkan tersebut dijalankan dengan mengugnakan program NOS sebagai gateway paket radio TCP/ IP.

4. Tahun 1994 – 1995

Inilah awal beroperasinya ISP komersial di Indonesia, yaitu IndoNet. Koneksi internet tersebut menggunakan dial up oleh IndoNet menggunakan mode teks dengan Shell Account, browser lyxn, dan email client pipe pada server AIX.

Sejak tahun 1995, ada beberapa BBS di Indonesia yang menyediakan layanan akses telnet ke luar negeri memanfaatkan remot browser lynx di Amerika. Dan mulai dari tahun 1994 akhirnya Indonesia dapat menikmati internet dengan Top Level Domain (TLD) primer yang dibangun di server UUNET Amerika yang kemudian dipindahkan ke sever ADFA.

Pada rentang waktu tersebut, Second Level Domain (SLD) juga sudah dapat digunakan, misalnya mendaftar domain ac.id, co.id, go.id, dan or.id. Untuk koneksi jaringan internet diperlukan layanan dari Internet Service Provider (ISP).

Marketing Online Berkembang Pesat di Indonesia

Sejak koneksi internet cepat dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia, terjadi perubahan besar dalam dunia marketing. Perkembangan teknologi internet yang cukup pesat membawa peluang besar bagi para pebisnis dan calon pebisnis dalam hal pemasaran online.

Selain itu, pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang semakin meningkat dari tahun ke tahun membuat pasar internet semakin menjanjikan. Ditambah lagi adanya berbagai layanan untuk membantu pemasaran online seperti; search engine, jaringan periklanan online, dan media sosial yang semakin banyak digunakan masyarakat.

Perkembangan teknologi internet yang sangat pesat serta meningkatnya perngguna internet di Indonesia, diharapkan akan semakin memudahkan para pebisnis dalam menjangkau masyarakat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *